titipbaru

Rilis fitur · 3 menit baca

Jastip sekarang bisa dari chat WhatsApp

Kebanyakan pesanan jastip datang lewat DM, dan tagihannya sering dibuka di browser yang beda dengan tempat pembeli pesan. Rilis ini menutup dua lubang itu, plus beberapa hal yang bikin akhir trip lebih rapi.

Jastip sekarang bisa dari chat WhatsApp

1Tempel chat, jadi pesanan

Di tab Pesanan sekarang ada + Pesanan dari chat. Tulis nama pembeli, isi WhatsApp-nya kalau mau, lalu tempel chat-nya. Titip membaca satu pesan, beberapa pesan yang disalin, atau chat yang diekspor dari Android maupun iPhone.

Lembar Pesanan dari chat: chat WhatsApp Dewi Lestari terbaca jadi baris pesanan dengan jumlahnya, baris dari penjual tanpa centang
  • Jumlah seperti 2 box, x5, 3x, atau qty: 4 dibaca jadi jumlah. Ukuran seperti 165gr tetap jadi bagian nama barang.
  • Harga seperti @25rb, Rp 25.000, atau harga 4.500 dibaca jadi harga.
  • Obrolan, foto, dan pesan yang dihapus dilewati. Baris dari orang lain mulai tanpa centang.
  • Belum ada yang tersimpan sebelum kamu cek dan tekan Tambahkan.

cara pakai: Jastip-mu → Pesanan → + Pesanan dari chat.

2Tagihan bisa dibuka di browser mana aja

Dulu tagihan cuma muncul di browser yang dipakai buat pesan. Pembeli yang pesan dari browser Instagram lalu membuka tagihan dari WhatsApp melihat halaman kosong.

Sekarang tiap tagihan yang kamu kirim lewat WhatsApp membawa link khusus pembeli itu. Tagihan, totalnya, cara bayar, dan tombol Sudah bayar muncul di browser mana pun.

Tagihan Sari dibuka dari link di WhatsApp: total Rp27.000, cara bayar, tombol Sudah bayar
  • Link-nya cuma menampilkan pesanan pembeli itu.
  • Pembeli dari chat juga dapat link tagihannya sendiri.

cara pakai: Jastip-mu → Tagihan → Kirim lewat WhatsApp.

3Kamu dikabari saat pembeli bilang sudah bayar

Begitu pembeli ketuk Sudah bayar, Pintu-mu menampilkan “Sari bilang sudah bayar · Jastip Bangkok — cek”. Ketuk barisnya untuk langsung ke tab Tagihan. Barisnya hilang setelah kamu tandai lunas.

Pintu Titip dengan baris Sari bilang sudah bayar, Jastip Bangkok, cek
  • Kalau notifikasimu mati, halaman jastip nggak menjanjikan kabar tiap pesanan.

cara pakai: Ketuk barisnya di Pintu, lalu Tandai lunas.

4Nota dan rekap jadi gambar

Tiap tagihan punya kirim nota (gambar): gambar berisi barang, fee, total, dan cara bayar, dengan cap LUNAS setelah dibayar. Rekap semuanya bisa dibagikan sebagai gambar semua pembeli, file CSV, atau teks.

Gambar nota Jastip Bangkok untuk Dewi Lestari: Tolak angin dua, Yakult, jasa titip, total Rp115.000, cara bayar
  • CSV-nya memakai titik koma, jadi langsung rapi di spreadsheet berbahasa Indonesia.
  • Ada satu baris per pesanan, plus baris fee per pembeli.

cara pakai: Jastip-mu → Tagihan → kirim nota (gambar), atau rekap semuanya di bawah.

5Fee, cara bayar, dan tanggal tutup bisa diubah

Tombol Atur membuka isian yang sama seperti waktu bikin jastip. Ubah fee, cara bayar, atau tanggal tutup kapan aja. Tagihan yang sudah terkirim tetap memakai fee waktu dikirim, jadi angka yang sudah dilihat pembeli nggak berubah diam-diam.

Lembar Atur Jastip Bangkok: pesanan ditutup, fee per barang, cara bayar, tombol Selesaikan trip dan Simpan

cara pakai: Jastip-mu → Atur → Simpan.

6Selesaikan trip

Selesaikan trip sekarang jadi cara mengakhiri jastip, menggantikan berhenti berbagi. Link berhenti terima pesanan baru, pembeli tetap pegang pesanan dan tagihannya, dan trip yang selesai nggak dihitung ke jatah 3 folder bersama di paket Gratis.

Halaman pembeli setelah trip selesai: tagihan Sari tetap ada, dan tulisan Trip ini sudah selesai
  • Setelah selesai, link pesanan nggak bisa dinyalakan lagi.
  • Berhenti berbagi baru muncul setelah trip selesai, tetap dengan dua kali peringatan.

cara pakai: Jastip-mu → Atur → Selesaikan trip.

Pertanyaan soal rilis ini

Kalau chat-nya berantakan, tetap bisa dibaca?

Biasanya bisa. Titip melewati obrolan, foto, dan pesan yang dihapus, lalu menampilkan tiap baris yang terbaca sebagai pesanan. Kamu cek dulu, ubah yang salah, atau tulis baris sendiri sebelum menyimpan.

Pembeli perlu akun buat membuka tagihan?

Nggak. Link tagihan dari WhatsApp bisa dibuka di browser mana aja tanpa akun.

Kalau fee kuubah, tagihan lama ikut berubah?

Nggak. Tagihan yang sudah dikirim tetap memakai fee waktu dikirim. Yang dikirim sesudahnya memakai fee baru.

Baca juga